Tag Archives: Bay’at

Bay’at dan Partisipasi dalam Kegiatan Tarekat Lain

Pertanyaan:Jika Anda melakukan bay’at dengan Shaykh Nazim, bisakah Anda menjadi bagian dari Tarekat Mevlevi, Syadzili dan Qadiri dan juga melakukan dzikirnya, misalnya melakukan hadrah dan sema? Jawaban:Ya, bisa; sebagai tabarruk, mencari keberkahan, tetapi bay`at Anda adalah dengan silsilah Naqsybandi dari Mawlana Shaykh Muhammad Nazim al-Haqqani (q). Saya sering menemani Mawlana Shaykh Muhammad Nazim al-Haqqani (q) […]

Continue reading

Muraqabah tanpa Tarekat

Dapatkah seseorang mempraktikkan muraqabah tanpa sebelumnya pernah berbay’at ke dalam sebuah tarekat? Siapakah yang harus mereka pikirkan dan bayangkan jika mereka tidak mengetahui siapa syekhnya? Jawaban:Mawlana Shaykh Hisham Kabbani mengatakan bahwa ada muraqabah secara umum yang dapat dilakukan dengan memvisualisasikan Ka`bah, wallaahu a‘lam. Taher SiddiquiPosted on February 20, 2022 by Taher Siddiquihttps://eshaykh.com/sufism/en-muraqaba-without-a-tariqah/

Continue reading

Bay`at

Saya berniat ingin mengambil bay’at, tetapi saya ingin bertanya dulu: Tidak ada tempat yang saya tahu untuk dzikir harian dan saya tidak dapat menghadiri dzikir mingguan di tempat terdekat, apa itu tidak masalah? Apakah saya masih boleh membaca wazhifa dari Syekh saya sebelumnya? Syukran Jawaban: Berusahalah untuk mengikuti Khatm Khawajagan yang disiarkan langsung lewat Media […]

Continue reading

Bay`at Tabarruk & Bay`at Irsyad

Assalamualaikum Apakah perbedaan di antara keduanya?  Dapatkah saya mengambil salah satunya tanpa mengambil yang satunya lagi atau apakah saya harus mengambil keduanya? Jawaban: wa alaykum salam, Anda dapat mengambil salah satu, atau keduanya atau keduanya dalam satu bay’at. Tabarruk adalah untuk keberkahan dari Syekh dan Silsilahnya hingga kepada Nabi (saw), sedangkan Irsyad adalah meminta bimbingannya, madad (dukungan), perlindungan dan […]

Continue reading

Awraad tanpa Bay’at

Dapatkah saya membaca awraad harian tanpa melakukan bay’at? Jawaban: Ya, wallaahu a`alam. Taher Siddiqui Posted on April 17, 2019 by Taher Siddiqui https://eshaykh.com/sufism/permission-sufism/awraad-without-bayah-2/

Continue reading

Bay`at dan Muraqabah

Assalamoalakum Ya sheikh. Saya adalah murid seorang syekh kemudian setelah beberapa waktu saya mendapat syekh lainnya dan saya menjadi talib, murid dari syekh tersebut dana saya melakukan muraqaba dengan syekh lainnya, apakah saya perlu memberitahu syekh pertama saya? Jawaban: Pertanyaan ini sudah sering ditanyakan oleh banyak orang akhir-akhira ini. Di sini ada dua kesalahan fatal […]

Continue reading

Apa yang harus Dilakukan setelah Mengambil Bay’at

Posted on October 7, 2015 by Taher Siddiqui   Pertanyaan: Mohon jelaskan apa yang harus dilakukan setelah mengambil bay’at.  Mohon doa bagi saya agar kalbu saya senantiasa melakukan zikrullah dan diselimuti Nurullah dan agar Allah menghancurkan ego saya. Amiin.. wasalam   Jawaban: Insya-Allah Mawlana Syekh Hisyam berdoa untuk kemajuan Anda. Mulailah lakukan  awrad harian untuk mubtadi dan lakukan secara konsisten, insya-Allah Anda akan […]

Continue reading

Saya sangat Bingung! (Kafam Çok Karıştı!)

Posted on December 8, 2014 by Taher Siddiqui   Pertanyaan: Selamun aleykum, Yeni rastladım araştırırken. Adnan Efendi var… Hişam Efendi ile kardeş galiba. O, Mehmet Efendi’ye biat ediyorum dedi. Birde Hişam Efendinin mümkünse bahsetmiş olduğunuz o sohbetin (tarikat Şah-i Merdan Hz. Ali’nin elinde) videosu var mı? Kafam çok karıştı. Birde Hişam Efendinin Türkiyede Dergahı var mı? Geliyorsa Türkiye’ye […]

Continue reading

Bay’at setelah Wafatnya Sulthan ul-Awliya

Posted on November 9, 2014 by Taher Siddiqui   Pertanyaan: Saya sangat bingung mengenai Syekh saya yang masih hidup setelah wafatnya Sulthan ul-Auliya.  Saya mengetahui bahwa seorang murid harus berada di bawah bimbingan seorang syekh yang masih hidup.  Jadi apakah saya harus mengambil bay’at kepada Maulana Sheykh Hisyam karena beliau adalah representatif dari Sultan, di mana saya dapat […]

Continue reading

Siapakah Syekh Berikutnya dalam Silsilah Keemasan?

Posted on November 9, 2014 by Taher Siddiqui   Pertanyaan: Assalamu Alaykum. Seperti halnya setiap orang, saya juga merasa sangat sedih atas berpulangnya Mawlana Syekh Nazim (q).  Terlepas dari hal itu saya ingin mengetahui siapakah Syekh yang hidup secara fisik di mana saya dapat berbay’at dan melakukan rabithah.  Siapakah penerus Mawlana sebagai syekh ke-41 dalam Silsilah Keemasan?  Dan […]

Continue reading