Thayy al-Lisan

Pertanyaan:
Assalamu Alaikum kepada Hazrat Shaykh Nazim, Shaykh Hisham dan selurus staf… Ketika saya sedang membaca artikel di eShaykh, saya menemukan istilah thayy al-lisan, apakah artinya? Jazak Allah…

Jawaban:
wa `alaykum salam,
Bagi kebanyakan dari kita, bernapas adalah sesuatu yang dilakukan oleh tubuh kita secara otomatis. Ketika kalian berbicara, kalian mungkin tidak menyadari bahwa kalian sedang menghirup dan mengeluarkan napas, tetapi ketika kalian menyelam di dalam laut, barulah kalian mengingat napas kalian. Seorang Syekh at-Tazkiyya membuat kalian menyadarinya, bahwa setiap saat kalian ini sedang tenggelam di dalam lautan, dan energi yang kalian ambil dan kalian keluarkan adalah milik Kekuasaan Allah.

Ada bacaan dzikir pada saat kalian menghembuskan napas dan ada pula dzikir pada saat kalian menghirup napas serta ada Nama-Nama Allah untuk dibaca tergantung pada waktu dan kondisi hari itu. Setiap tarikan dan hembusan napas adalah milik salah satu Asma Allah. Ada sepuluh malaikat yang mendampingi setiap tarikan napas dan ada sepuluh malaikat yang mendampingi setiap hembusan napas. Setiap malaikat itu diciptakan dari cahaya yang berbeda-beda. Grandshaykh `Abd Allah (q) mengatakan bahwa sembilan bagian dari masing-masing cahaya tersebut berasal dari Sayyidina Muhammad (saw) dan satu bagian lagi dari Bahrul Qudrah. Cahaya-cahaya ini bukanlah Cahaya Allah. Kita adalah hamba Allah, dan kita tidak bisa berbagi Cahaya-Nya. Para Awliyaullah mengatakan bahwa manusia melakukan 24.000 napas dalam 24 jam. Hanya seorang Syekh at-Tazkiyya yang dapat meletakkan dzikrullah di lidah kalian pada setiap napas. Pada hakikatnya, setiap napas adalah dzikir, tetapi kalian lalai terhadapnya.

Begitu kalian mencapai level kesadaran 24.000 napas, kesadaran itu akan meningkat hingga ke level 700.000 per hari. Pada tahap ini, waktu diperpanjang untuk memungkinkan kalian menyebutkan Tuhan kalian 700.000 kali. Waktu itu bergulir tanpa membuatnya lebih panjang, sama halnya bahwa Allah dapat memasukkan dunia seisinya ke dalam sebuah lubang jarum tanpa membuat dunia itu menjadi lebih kecil atau lubang jarum itu lebih besar. Ini adalah kekuatan lidah (thay al-lisan) (طي اللسان), dan ia berasal dari Haqiqat Menggulung (حقيقة الطي). Itu adalah kemampuan untuk membaca lebih cepat dengan menggunakan kekuatan rohani.

Bagaimana hal itu mungkin? Allah menciptakan urat nadi di bawah lidah yang langsung terhubung dengan jantung. Dengan mengikuti petunjuk, seorang murid dapat mengalami kemajuan dan kegelapan dibersihkan dari lidah dan hatinya. Pada saat itu kalian menjadi manusia yang bercahaya (nurani), karena kalian tidak lagi mengandalkan tubuh, atau lidah, tetapi pada cahaya surgawi tersebut. Apa pun yang berhubungan dengan Ilahi, ia dapat melakukan apa saja. Pikiran terhubung dengan bumi. Ketika seseorang menjadi bercahaya, maka hadits suci Nabi (saw) berlaku padanya, di mana Allah berfirman, “Bumi dan langit tidak dapat menampung-Ku, tetapi hati orang yang beriman dapat menampung-Ku.”

Hati itu dapat melakukan keajaiban (=karomah), mencapai pengulangan dzikir hingga tujuh juta pengulangan, bahkan 70 juta! Begitu besar karunia yang diberikan kepada manusia yang mengikuti Awliyaullah.

Dikutip dari The Sufi Science of Self Realization.

Shaykh Hisham Kabbani
Posted on June 21, 2013 by Shaykh Muhammad Hisham Kabbani
http://eshaykh.com/sufism/tayy-al-lisan/

About Haqqani Indonesia

Naqshbandi Haqqani Indonesia adalah sebuah organisasi non profit yang mewadahi kegiatan jemaah Tarekat Naqsybandi Haqqani di Indonesia, di bawah bimbingan Mursyid Mawlana Syekh Muhammad Nazim al-Haqqani (q) dan Mawlana Syekh Muhammad Hisyam Kabbani (q).

No comments yet... Be the first to leave a reply!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: