Fadilah Membaca Shalawat Nariyyah

Salaams

Dapatkah saya membaca shalawat Nariyyah 41 kali setelah Shalat Subuh (atau mungkin 313 atau 4444 kali) agar saya diberkahi dengan rezeki?

Hari ini saya membaca di http://www.deenislam.co.uk/dua/naariyah.html yang mengatakan bahwa Anda memerlukan ijazah dari seorang Syekh untuk melakukan hal ini.  Saya telah mengambil bay’at dengan Syekh Nazim melalui Syekh Hisyam ketika beliau berkunjung ke Kenya tetapi saya tidak tahu bagaimana saya dapat menghubungi Syekh Nazim.

Orang tua saya juga biasa membaca syajarah dari Syekhnya ketika Subuh, dapatkah saya membaca Syajrah Syekh Nazim pada saat itu?  Dapatkah saudara saya juga melakukannya? Saya sudah dua hari membaca shalawat ini tetapi saya takut mendapat hasil yang negatif karena saya belum mempunyai izin.  Mohon agar hal ini dikonsultasikan dengan Syekh Hisyam.  Saya menunggu kabarnya, terima kasih.

 

Jawaban:

Salam `alaykum,

Semua yang Anda sebutkan di atas baik sekali, dan 41 kali adalah yang terbaik karena berhubungan dengan jumlah Syuyukh dalam Silsilah Mawlana.  Berikut ini adalah teks dari Shalat Nariyyah sebagaimana yang kami terima, sesungguhnya namanya adalah Shalat Taziyya karena pertama kali dibaca oleh Mawlana Abu al-Mawahib al-Tazi, dan ia dikenal pul dengan nama Kamilah:

اللَّهُمَّ صَلِّ صَلاةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلَاماً تَامّاً
عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الَّذِي تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ
وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ
وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ
وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيمِ
وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ فِي كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ
بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُومٍ لَكَ

Allâhumma shalli shalâtan kâmilatan, wa sallim salâman tâman `alâ Sayyidinâ Muhammadini ‘l-Ladzi tanhallu bihi ‘l-`uqadu, wa tanfariju bihi ‘l-kurabu, wa tuqdhâ bihi ‘l-hawâ’iju, wa tunâlu bihi ‘r-raghâ’ibu, wa husnu ‘l-khawâtimi wa yustasqa ‘l-ghamâmu bi wajhihi ‘l-karîm,  wa `alâ  âlihi, wa shahbihi fii kulli lamhatin wa nafasin bi-`adadi kulli ma`lûmi ‘l-lak

Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan yang sempurna kepada junjungan kami, Nabi Muhammad (saw) yang dengan perantaraannya terurai segala ikatan, dihilangkan segala kesusahan, ditunaikan segenap kebutuhan, diraih segala keinginan, dicapai akhir yang baik, diturunkan hujan dari awan berkat wajahnya yang mulia, dan juga kepada keluarga dan sahabatnya, dalam setiap kedipan mata dan tarikan napas, sebanyak pengetahuan yang Engkau miliki.

 

Hajj Gibril Haddad

Posted on February 27, 2011 by Shaykh Gibril Fouad Haddad

https://eshaykh.com/sufism/benefits-durood-nariya/

Advertisements

About Haqqani Indonesia

Naqshbandi Haqqani Indonesia adalah sebuah organisasi non profit yang mewadahi kegiatan jemaah Tarekat Naqsybandi Haqqani di Indonesia, di bawah bimbingan Mursyid Mawlana Syekh Muhammad Nazim al-Haqqani (q) dan Mawlana Syekh Muhammad Hisyam Kabbani (q).

No comments yet... Be the first to leave a reply!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: