Al-Fatiha

Assalamo Alaikum, saya mempunyai pertanyaan untuk menambah pengetahuan saya. Setelah ceramah Syekh Nazim dan Syekh Hisyam Kabbani seringkali saya mendengar kata “Al-Fatiha” jadi saya mengangkat tangan saya untuk membaca Surat al-Fatiha, tetapi sebelum saya selesai, mereka sudah selesai 1 atau 2 detik sebelumnya. Barangkali saya tidak mengerti atau mereka membaca sesuatu yang lain yang lebih pendek setelah mengucapkan “Al-Fatihah”, mohon penjelasannya. Terima kasih.

 

Jawaban:

Alaykum Salam,

Semakin sering seseorang membaca Surat al-Fatiha yang penuh berkah, semakin cepat ia dapat membacanya, tetapi Anda dapat membacanya sesuai dengan kemampuan Anda.  Jika mereka mengatakan untuk membacanya, maka bacalah, dan tidak perlu untuk berusaha menyamai atau mengejar bacaan mereka.  Yang terpenting adalah untuk setiap huruf yang Anda ucapkan, bahkan dalam hati, Anda akan memperoleh pahala yang tak terhingga sebagaimana yang disebutkan di dalam beberapa hadits.

Surat Yasin adalah kalbu al-Qur’an dan Fatiha adalah kalbu dari kalbunya al-Qur’an.  Jika ada satu surat yang dapat dikatakan sebagai konstitusi Awliya melebihi Surat Yasin, maka itu adalah Surat al-Fatihah.  Surat itu sendiri diturunkan di Mekah dan Madinah.  Itu adalah doa kita, pelipur lara kita, cinta pertama kita, dukungan bagi kita, jaminan bagi kita, perbendaharaan kita, benteng kita, kekayaan kita, pemenuhan kebutuhan kita, penyembuh kita, solusi bagi kita, yang membuat kita lega, pengampunan bagi kita dan perlindungan bagi kita.  Ia membawa berkah dan kepentingan yang tidak dapat digambarkan.  Ia mengandung keseluruhan al-Qur’an, seluruh Taurat dan seluruh Injil, seluruh Zabur dan seluruh Shuhuf Sayyidina Ibrahim–semoga Allah mencurahkan kedamaian dan keberkahan kepada Nabi kita dan seluruh Nabi lainnya.

Mereka juga membaca shalawat sebelum membaca Surat al-Fatiha; tetapi mereka mungkin membacanya dalam hati sebelum mengucapkan instruksi untuk membaca Surat itu; atau barangkali mereka tidak pernah berhenti membacanya, bahkan ketika berbicara kepada Anda atau saya, termasuk ketika sedang bercanda, memetik anggrek atau memberi makan kucing dan sebagainya.

Hajj Gibril Haddad

Posted on September 13, 2014 by Shaykh Gibril Fouad Haddad
http://eshaykh.com/uncategorized/al-fatiha-2/

About Nazimiyya Indonesia

Naqshbandi Nazimiyya Indonesia adalah sebuah organisasi non profit yang mewadahi kegiatan jemaah Tarekat Naqsybandi Nazimiyya di Indonesia, di bawah bimbingan Mursyid Mawlana Syekh Muhammad Nazim al-Haqqani (q) dan khalifahnya, Mawlana Syekh Muhammad Hisyam Kabbani (q).

No comments yet... Be the first to leave a reply!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: