Mengapa Salafi/Wahabi Menyebut Diri Mereka sebagai Ahlussunah wal jamaah?

Posted on October 14, 2015 by Taher Siddiqui

 

Pertanyaan:

Saya tidak mau masuk ke dalam perdebatan dengan diri sendiri untuk bisa memahami detailnya, itu membuat saya gila.  Saya salah memahami teologi dan saya menderita sakit selama 3-5 tahun dan sampai sekarang masih sakit.  Dapatkah Anda menjelaskan tentang bukti-bukti mereka dan sangkalannya?  Saya membaca halaman 117 dari buku ensiklopedia Syekh Hisyam.

Jawaban:

Jika Anda telah membaca jawabannya (dari buku Syekh Hisyam), Anda tidak perlu mengulanginya lagi di sini.  Mengapa Anda membuat diri Anda sendiri sakit dengan sesuatu yang bahkan bukan teologi, melainkan kebatilan?

Setiap orang dapat menyebut dirinya apapun yang mereka sukai, hal itu tidak lantas membuat diri mereka benar.

Grand Grand Syekh Syarafuddin, Syekh dari Grand Syekh `Abdullah al-Fa’iz ad-Daghestani (q), berkata, “Barang siapa yang mendengar pada Wahabi selama satu jam, kegelapan akan memasuki kalbunya selama 40 hari.”

Fokuslah untuk membaca Quran dan Shalawat untuk mengangkat kegelapan itu dan insya Allah jiwa Anda akan menang.

Taher Siddiqui

http://eshaykh.com/doctrine/why-do-the-salafiswahabis-call-themselves-ahlussunah-wal-jamaa/

About Nazimiyya Indonesia

Naqshbandi Nazimiyya Indonesia adalah sebuah organisasi non profit yang mewadahi kegiatan jemaah Tarekat Naqsybandi Nazimiyya di Indonesia, di bawah bimbingan Mursyid Mawlana Syekh Muhammad Nazim al-Haqqani (q) dan khalifahnya, Mawlana Syekh Muhammad Hisyam Kabbani (q).

No comments yet... Be the first to leave a reply!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: