Kebingungan setelah Wafatnya Grandsyekh

Posted on August 3, 2014 by Taher Siddiqui

 

Pertanyaan:

Assalamu alaikum Syekh, sebuah pertanyaan penting mengenai tarekat.
Sejak Mawlana Syekh Nazim wafat secara fisik, banyak kebingungan di antara murid.  Melalui media sosial saya melihat banyak orang dari Eropa telah berbay’at dengan Syekh Mehmet Adil.  Ada sebuah video di mana Syekh Adnan juga mengambil bay’at dari beliau.  Sementara itu ada juga orang-orang yang menyebut Mawlana Syekh Hisyamn sebagai mursyid mereka.  Sekarang di media sosial seperti Facebook, instagram atau haqqanisoul, orang-orang itu mendapat kritikan dari yang lain.  Hal ini menimbulkan perdebatan dan ini tidak baik.  Apakah kita  harus mengikuti mana yang dirasa nyaman oleh hati kita?  Terima kasih, semoga Allah memanjangkan umur para Syuyukh kita. Amiin.

 

Jawaban:

Wa Alaykum Salam

Setelah seorang Grandsyekh wafat selalu muncul kebingungan dan tudingan dan kontra tudingan, khususnya ketika tidak ada surat wasiat tertulis yang dapat kita rujuk.  Jadi tinggalkanlah kontroversi itu dan ikuti kata hati Anda sebagaimana Anda menyimpannya dengan baik.

 

Taher Siddiqui

http://eshaykh.com/sufism/important-question-regarding-tariqah/

About Nazimiyya Indonesia

Naqshbandi Nazimiyya Indonesia adalah sebuah organisasi non profit yang mewadahi kegiatan jemaah Tarekat Naqsybandi Nazimiyya di Indonesia, di bawah bimbingan Mursyid Mawlana Syekh Muhammad Nazim al-Haqqani (q) dan khalifahnya, Mawlana Syekh Muhammad Hisyam Kabbani (q).

No comments yet... Be the first to leave a reply!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: