Tidak Mengikuti Zikir Khatam Khwajagan Mingguan

Posted on January 5, 2011 by Shaykh Muhammad Hisham Kabbani

 

Pertanyaan:

Syekh yang kami hormati, Assalamulaykum,

  • Saya menyesal untuk mengatakan bahwa saya telah melewati zikir Khatm Khwajagan mingguan saya, apa yang harus saya lakukan?
  • Apakah saya boleh mengerjakan wirid harian untuk pemula lebih dari sekali dalam satu hari dan apakah bisa digunakan untuk tujuan tertentu, misalnya agar suatu acara dapat terlaksana?
  • Dapatkah zikir Khatm Khwajgan minggun dilakukan lebih dari sekali dalam seminggu dan dapatkah ia diniatkan untuk hajat tertentu?
  • Terakhir, pada saat berdoa, apakah saya perlu mengarahkan apa yang saya harapkan untuk terjadi, misalnya, haruskan saya mengatakan, “Ya Allah jadikanlah agar aku menikah dengan si A dan seterusnya” … atau apakah saya seharusnya mengatakan, “Ya Allah, jadikanlah aku menikah bila ia baik bagiku untuk menikahi si A… dan seterusnya”…?  Mana yang lebih baik?

Terima kasih dan mohon maaf atas kesalahan saya.

 

Jawaban:

wa `alaykum salam,

  • Tidak masalah untuk melakukan awrad dengan niat yang Anda inginkan.  Juga tidak ada masalah untuk melakukan Khatm Khawajagan setiap hari dan atas hajat yang Anda inginkan dan itu akan menjadi berkah bagi hajat Anda.  Zikir itu akan membantu.
  • Jika Anda tidak mengikuti khatm untuk alasan tertentu, apakah karena melakukan perjalanan, mempunyai tamu yang penting, atau karena sakit—jika Anda tidak dapat mengikuti khatm, lakukan sendiri di rumah kapan saja untuk menggantinya.
  • Anda dapat mengatakan apa saja yang Anda inginkan, misalnya “Mudahkanlah aku untuk menikahi orang ini”, atau jika Anda mau mengatakan, “Ya Allah, apa yang terbaik bagiku, wujudkanlah hal itu.”  Keduanya baik.

 

Shaykh Muhammad Hisham Kabbani

http://eshaykh.com/sufism/missed-weekly-khatm-khwajagan-and-about-dua/

About Nazimiyya Indonesia

Naqshbandi Nazimiyya Indonesia adalah sebuah organisasi non profit yang mewadahi kegiatan jemaah Tarekat Naqsybandi Nazimiyya di Indonesia, di bawah bimbingan Mursyid Mawlana Syekh Muhammad Nazim al-Haqqani (q) dan khalifahnya, Mawlana Syekh Muhammad Hisyam Kabbani (q).

No comments yet... Be the first to leave a reply!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: