Vegatarian

Posted on March 9, 2011 by Imam Kamau Ayyubi

 

Pertanyaan:

Saya mendengar shuhba Mawlana Syekh Hisyam mengenai kekejaman pada binatang dan saya sangat tersentuh.  Saya merasa tidak nyaman dengan menyebabkan kematian yang tidak perlu sehingga akhirnya saya menjadi vegetarian sepuluh tahun yang lalu.  Saya merasa ini adalah tugas saya untuk mengurangi kerusakan di dunia ini sebisa mungkin sehingga saya bisa merasa lega.  Kematian adalah peristiwa spiritual dan saya merasa tidak terhormat bila harus mengkonsumsi makanan dari binatang di mana saya tidak memberi penghormatan kepadanya dengan menyembelihnya sendiri.  Dalam sebuah percakapan dengan seorang murid Tarekat Naqsybandi, saya diberitahu bahwa pandangan saya adalah keliru, bahwa  saya sebenarnya adalah pelaku dari tindakan yang merugikan, karena merupakan suatu kehormatan tertinggi bagi binatang untuk dapat dikonsumsi oleh manusia.  Saya mendapati hal ini membingungkan.  Apakah menghindari memakan daging merupakan gaya hidup yang inferior?

 

Jawaban:

a`udzu billah mina ‘sy-syaythani ‘r-rajiim
Bismillahi ‘r-Rahmani ‘r-Rahiim

As Salaam `alaikum,

 

Ada jalan tengah dalam segala urusan.  Dilaporkan bahwa Nabi (s) tidak makan daging setiap hari tetapi beliau (s) juga tidak melarang untuk memakan daging.  Beliau (s) juga dilaporkan pernah bersabda bahwa seseorang harus memakan daging paling tidak sekali dalam 40 hari untuk menyeimbangkan komposisi tubuhnya agar tidak merosot.  Syari`ah melarang perbuatan keji pada binatang, termasuk ketika menyembelihnya, yaitu agar mereka tidak menderita.  Nabi (s) adalah manusia yang paling seimbang dan paling tinggi kasih sayangnya dan beliau (s) makan daging.

 

W’Allahu a`lam.

Kamau Ayyubi

http://eshaykh.com/sunnah/vegetarian/

About Nazimiyya Indonesia

Naqshbandi Nazimiyya Indonesia adalah sebuah organisasi non profit yang mewadahi kegiatan jemaah Tarekat Naqsybandi Nazimiyya di Indonesia, di bawah bimbingan Mursyid Mawlana Syekh Muhammad Nazim al-Haqqani (q) dan khalifahnya, Mawlana Syekh Muhammad Hisyam Kabbani (q).

No comments yet... Be the first to leave a reply!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: