Menikah dengan Orang yang Terbelakang

Posted on October 22, 2013 by Shaykh Senad Agic

 

Pertanyaan:

Assalamualaikoum Syekh yang terhormat,

Apakah sah menikah dengan seseorang yang mengalami keterbelakangan mental?

Apakah itu sudah memenuhi kewajiban untuk menikah?  Terima kasih atas bantuannya.
Salaam

 

Jawaban:

A`udzu billahi min asy-syaytan ir-rajiim
Bismillahi ‘r-Rahmani ‘r-Rahiim

Para wali dan orang tua harus mengambil langkah terbaik bagi Muslim yang memiliki keterbelakangan mental.  Mereka tidak boleh dihalangi untuk dinikahkan, jika itu yang terbaik bagi mereka, dengan mempertimbangkan kesehatan, kondisi psikologis dan situasi keuangan mereka.  Alangkah baiknya menikahkan orang-orang yang memiliki kondisi serupa dalam pernikahan melalui organisasi atau jasa yang melayani kebutuhan khusus dari pasangan dengan keterbelakangan mental tersebut.

 

Imam Senad Agic
American Islamic Center – Chicago
Majlis #1 Head Imam (IABNA)
www.aicchicago.com
www.imamsenadagic.com
www.iabna.org

http://eshaykh.com/family/marriagedivorce/nikah-with-mentally/

About Nazimiyya Indonesia

Naqshbandi Nazimiyya Indonesia adalah sebuah organisasi non profit yang mewadahi kegiatan jemaah Tarekat Naqsybandi Nazimiyya di Indonesia, di bawah bimbingan Mursyid Mawlana Syekh Muhammad Nazim al-Haqqani (q) dan khalifahnya, Mawlana Syekh Muhammad Hisyam Kabbani (q).

No comments yet... Be the first to leave a reply!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: