Badal Haji

Posted on September 9, 2013 by Shaykh Gibril Fouad Haddad

 

Pertanyaan:

As salaam waleum wa rehmatullahi wa barakaatu ya Sayidi,

Bagaimana kabarmu?  Ramadan Kariim untukmu dan keluargamu.

Ayah mertua saya selalu ingin pergi haji bersama putrinya, yaitu istri saya.  Namun ia telah meninggal dunia pada tahun lalu.  Sekarang Ibu mertua saya berkata bahwa ia ingin agar saya menunaikan haji atas nama Ayah Mertua saya, dan ia akan menanggung biayanya, dengan kata lain melakukan Badal Haji.  Saya belum menunaikan Ibadah Haji saya, tetapi saya sudah berumrah.  Bagaimana pandangan Syariah mengenai hal ini?  Apakah saya harus melakukan ibadah haji saya dulu, atau melakukan badal haji untuk mertua saya?

Jazaakallah khair dan mohon untuk mengingat saya dalam doamu.

 

Jawaban:

Alaykum Salam ya Sayyidi dan semoga Anda dalam keadaan sehat wal afiat.

Badal Haji diperbolehkan menurut Imam Abu Hanifa dan Imam Malik.  Lihatlah keterangannya dalam tautan berikut:
http://fatwa.islamweb.net/fatwa/index.php?page=showfatwa&lang=&Option=FatwaId&Id=5704

 

Hajj Gibril Haddad

http://eshaykh.com/ibadat-worship/hajj-umrah-ziyarah/haj-e-badal/

About Nazimiyya Indonesia

Naqshbandi Nazimiyya Indonesia adalah sebuah organisasi non profit yang mewadahi kegiatan jemaah Tarekat Naqsybandi Nazimiyya di Indonesia, di bawah bimbingan Mursyid Mawlana Syekh Muhammad Nazim al-Haqqani (q) dan khalifahnya, Mawlana Syekh Muhammad Hisyam Kabbani (q).

No comments yet... Be the first to leave a reply!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: