Doa Al-Badri atau Al-Badr?

Posted on April 25, 2011 by Shaykh Gibril Fouad Haddad

 

Pertanyaan:

Asalam alaikum…

Saya baru dalam situs ini, seseorang merekomendasikannya kepada saya.

Saya mempunyai pertanyaan, apakah yang dimaksud Dua Al Badr atau Al Badri?  Saya mendengar seseorang membicarakannya.  Mereka menyebutkan bahwa itu adalah doa yang dibaca oleh para Sahabat (semoga Allah rida dengan mereka) selama perang Badar untuk memperoleh kemenangan.  Tetapi ada juga yang mengatakan bahwa membaca doa itu adalah haram, karena kita membangunkan mereka dari tidur mereka, dan jika dibaca konsekuensinya tinggi.  Mohon penjelasannya.

 

Jawaban:

`Alaykum as-Salam,

 Du`a Badr berisi permohonan kepada Allah (swt) melalui Nabi (s) dan para Sahabat yang berperang dalam perang Badar dengan membaca nama-nama mereka satu per satu.   Jumlah mereka adalah 314 menurut Ibn Ishaq (Sira 1:317), yang lain mengatakan berkisar antara 305 (Ibn Sa`d, Tabaqat 2:11) hingga 319 (Muslim, Sahih, al-Jihad wal-Siyar, al-imdad bil-mala’ika fi ghazwat Badr): lebih dari 60 kaum Muhajirin dan lebih dari 240 kaum Anshar (Bukhari, Sahih, Maghazi, `iddat ashab Badr) – semoga Allah rida dengan mereka semua dan mengaruniai mereka Surga Tertinggi.  Nabi (s) menyatakan bahwa mereka semua akan menjadi penghuni Surga.

 

Ada beberapa karya, baik dalam bentuk ayat maupun prosa, yang menuliskan daftar nama mereka, biasanya disusun berdasakan urutan abjab.  Di antara karya-karya tersebut adalah:

 

  • Sayf al-Nasr bil-Sadat al-Kiram Ahl Badr oleh Sayyid Ibrahim b. Idris al-Sanusi (w. 1304/1887);
  • Jaliyat al-Akdar wal-Sayf al-Battar bil-Salat `ala al-Mukhtar oleh Grandsyekh kita Mawlana Diya’ al-Din Khalid b. Ahmad al-Baghdadi (1190-1242/1776-1827); dan
  • Asma’ Ashab Badr ridwan Allah `alayhim ajma`in oleh Syekh `Abd al-Latif al-Shami, yang diterbitkan kembali dalam ensiklopedia doa berjudul al-Qulub al-Dari`a(h. 27-46, 319 nama) oleh seorang Ulama Hadits besar dari Tarekat Naqsybandi di Turki, Syekh Ahmad Diya’ al-Din Gumushanevi (1227-1311/1812-1894), seorang murid dari Mawlana Khalid melalui Syekh Ahmad b. Sulayman al-Arwadi.

 

Merupakan hal terpuji untuk membaca karya-karya tersebut dengan niat untuk mendapat keberkahan dan memohon kepada Allah (swt) melalui mereka, tanpa ada batasan apapun.  Semoga Allah mencurahkan berkah dan kedamaian kepada Nabi (s), keluarga dan para Sahabatnya.

 

Hajj Gibril Haddad

http://eshaykh.com/halal_haram/dua-al-badri-or-al-badr/

 

Lihat pula:

http://read.kitabklasik.net/2009/08/jaliyat-al-akdar-wa-al-saif-al-battar.html

Video:

http://www.youtube.com/watch?v=B3Q-V3Iewl0

Pdf:

https://www.dropbox.com/s/tj9l1nv10e1a612/Jaliyatul%20Akdar.pdf

 

 

 

About Nazimiyya Indonesia

Naqshbandi Nazimiyya Indonesia adalah sebuah organisasi non profit yang mewadahi kegiatan jemaah Tarekat Naqsybandi Nazimiyya di Indonesia, di bawah bimbingan Mursyid Mawlana Syekh Muhammad Nazim al-Haqqani (q) dan khalifahnya, Mawlana Syekh Muhammad Hisyam Kabbani (q).

No comments yet... Be the first to leave a reply!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: