Kehendak Ilahi dan Rida Ilahi

Posted on April 10, 2013 by Shaykh Gibril Fouad Haddad

 

Pertanyaan:

Salam Alaykum Sayyidi,

Saya selalu percaya bahwa sesuatu yang terjadi atau akan terjadi semata-mata adalah sesuai dengan apa yang Allah inginkan, apakah kita menyukainya atau tidak terlepas dari apakah kita merasa “bertanggung jawab”.  Pemahaman ini, masya Allah, mempermudah saya melewati banyak cobaan yang bisa saja menghancurkan keimanan saya.

 

Saya pikir menyatakan bahwa sesuatu yang terjadi BUKAN karena kehendak Allah, jelas bahwa itu adalah kufr.  Tetapi setelah berdiskusi dengna beberapa murid (yang mengatakan bahwa itu tidak benar) sekarang saya khawatir bahwa saya masih dapat dinodai oleh doktrin penghujatan yang saya ambil ketika saya masih seorang Takfiiri.

Mohon diberikan pemahaman terbaik mengenai hal ini.  Terima kasih wahai guru dan mohon maafkan saya.

 

Jawaban:

`Alaykum Salam,

Penting untuk mengetahui perbedaan antara apa yang dikehendaki Allah dengan apa yang Allah cintai.  Sebagaimana seorang guru dalam akidah Maturidi yaitu Siraj al-Din `Ali ibn `Utsman al-Ushi (w. 569) berkata di dalam puisinya Manzumat Bad’ al-Amali (ayat 4):

[Allah adalah] Dzat yang menghendaki kebaikan dan juga keburukan,

Namun, Dia tidak pernah rida dengan kesalahan sama sekali!

 

مُرِيدُ الْخَيْرِ وَالشَّرِّ الْقَبِيحِ

وَلَكِنْ لَيْسَ يَرْضَى بِالْمُحَالِ

 

Kehendak Ilahi (irada, masyi’a) secara mutlak mencakup segala sesuatu yang terjadi pada makhluk.  Tidak ada sesuatu yang terjadi tanpa Kehendak-Nya, termasuk semua perbuatan dari para pendosa.  Namun demikian, Cinta Ilahi (mahabba) dan Restu Ilahi (Ridha) berlaku hanya pada apa yang Allah (swt) perintahkan, bukan pada kejahatan atau keburukan.

 

Dengan demikian, jika dengan kalimat Anda, “apa yang Allah inginkan”, Anda maksud Kehendak-Nya, maka bisa dikatakan Anda benar; tetapi kalau tidak demikian maka itu tidak benar.

 

Hajj Gibril Haddad

http://eshaykh.com/doctrine/divine-will-divine-approval/

 

About Nazimiyya Indonesia

Naqshbandi Nazimiyya Indonesia adalah sebuah organisasi non profit yang mewadahi kegiatan jemaah Tarekat Naqsybandi Nazimiyya di Indonesia, di bawah bimbingan Mursyid Mawlana Syekh Muhammad Nazim al-Haqqani (q) dan khalifahnya, Mawlana Syekh Muhammad Hisyam Kabbani (q).

No comments yet... Be the first to leave a reply!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: