Awrad untuk Muharram

Pertanyaan:
As-Salamu-Alaykum untuk semua.
Selain awrad untuk bulan Rajab, Syakban dan Ramadan, adakah awrad untuk bulan Muharam? JazakAllah.
Jawaban:
Bismi-llāhi r-ramāni r-raīm:
Wa `alaykumu s-salāmu wa rahmatu l-lāhi wa barakātuh,
Amalan untuk bulan Muharam:
1. Diriwayatkan dari Ibn al-`Abbas (radhiy-Allāhu `anhu) bahwa Nabi (shall Allāhu `alayhi wa-sallam) bersabda, “Barang siapa yang berpuasa pada hari terakhir bulan Dzul Hijjah dan hari pertama bulan Muharam, ia telah menyempurnakan puasa yang setara dengan setahun penuh pada tahun sebelumnya, dan Allah memberinya pengampunan dosa selama 50 tahun.”
2. Diriwayatkan dari Anas (r) bahwa Nabi (s) bersabda, “Barang siapa yang berpuasa pada hari Jumat pertama bulan Muharam, Allah akan mengampuni dosa-dosa sebelumnya, dan barang siapa yang berpuasa tiga hari pertama di bulan Muharam, Kamis, Jumat dan Sabtu, Allah akan menuliskan baginya ibadah dan doa selama sembilan ratus [900] tahun.”
3. Diriwayatkan dari `A`isyah Umm al-Mu’minin (r). bahwa Nabi (shall Allāhu `alayhi wa-sallam) bersabda, “Barang siapa yang berpuasa pada sepuluh hari pertama hingga hari `Asyura, ia akan dikaruniai Surga Firdaus.”
4. Puasa pada hari `Asyura adalah Sunnah Mu’akkadah, yaitu yang sangat dianjurkan.  Ketika Nabi (s) melihat kaum Yahudi di Madinah berpuasa pada hari itu, beliau (s) bertanya untuk apa mereka berpuasa.  Mereka berkata bahwa itu adalah hari di mana Nabi Musa (a) memimpin Bani Isra`il dari kejaran Fir’aun.  Nabi (s) bersabda, “Aku mempunyai hak yang lebih tinggi terhadap Musa daripada kalian.”  Sehingga beliau (s) berpuasa pada hari itu dan memerintahkan hari itu untuk diperingati.  Ini adalah versi yang lebih panjang dari yang diriwayatkan oleh `A`isyah (r).
5. Nabi (shall Allāhu `alayhi wa-sallam) bersabda, “Barang siapa yang berpuasa pada hari `Asyura (10 Muharam), Allah akan menuliskan baginya seribu [1000] hajat dan seribu tahun umur, dan akan mengaruniakannya dengan ganjaran seribu syuhada, dan akan menuliskan baginya ganjaran yang diberikan pada Nabi Isma`il (a), dan menuliskan baginya tujuh [70] istana di Surga, dan menjadikan dagingnya haram bagi api neraka.”
6. Pada hadis lainnya Nabi (s) bersabda, “Barang siapa yang berpuasa pada hari `Asyura, ia akan dikaruniai ganjaran bagi seribu malaikat.  Dan barang siapa yang membaca “Qul Huwa Allahu Ahad” seribu [1000] kali pada hari `Asyura, Allah akan memandangnya dengan Pandangan Rahmat-Nya, dan akan menuliskan baginya termasuk golongan Shiddiqqin [orang-orang yang jujur].”
7. Dalam hadis lain, Nabi (s) bersabda, “Bedakan diri kalian dengan Yahudi dengan berpuasa sebelum hari `Asyura atau satu hari setelahnya.”
8. Barang siapa yang melakukan salat  sebanyak empat [4] rakaat pada hari `Asyura, di mana setelah Fatihah pada setiap rakaat dibaca “Qul Huwa Allahu Ahad” sebelas [11] kali, Allah akan mengampuni dosa-dosanya selama 50 tahun, dan akan membangunkan sebuah mimbar dari cahaya.  dan barang siapa yang melakukan mandi sunnah (ghusl) pada hari `Asyura ia tidak akan menderita penyakit pada tahun itu, kecuali penyakit berupa kematian, dan barang siapa yang memakai celak (kuhl) pada matanya di hari `Asyura ia tidak akan menderita sakit pada tahun tersebut.
9.  Doa `Asyura:
Bacalah 70x Hasbunallahu wa ni’mal wakiil ni’mal mawlaa wa ni’man Nashiir
lalu dibaca 7x doa berikut:
“Subĥaanallaahi mil-al miizaan wa muntahal ‘ilm wa mablagha r-ridhaa wa zinatal ‘arsy laa malja-a wa laa manjan minAllahi illaa ilayhi, Subĥaanallahi ‘adada s-syaf’i wal ‘arsy wa ‘adada kalimaati rabbina t-taammaati kullihaa. As-aluka s-salaamata biraĥmatika Yaa Arĥamar Raaĥimiin wa laa ĥawla wa laa quwwata illaa billahil ‘aliyyil ‘azhiim wa huwa ĥasbiy wa ni’mal wakiil ni’mal mawlaa wa ni’man nashiir wa shollallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shaĥbihii ajma’iin”
10. Sekitar satu jam sebelum adzaan Maghrib memasuki  hari ‘Asyura (10 Muharam) duduk menghadap Qiblah, dan mulai menyempurnakan Adab Tarekat Harian, kemudian dilanjutkan dengan TAWASSUL dengan SAYYIDINA Al-HUSAYN dan SYUHADA’ KARBALAA, karena pada hari tersebut, telah syahid Sayyidi Syabaabi Ahlil Jannah [Penghulu Pemuda Ahli Surga] Imaamana wa Mawlaanaa cucu dari Sayyidil ‘Aalamayn Sayyidii Abii ‘Abdullah Al-Husayn beserta mereka yang menyertai beliau dari kalangan Sahabat maupun Tabi’iin, ridhwanullahi ‘alayhim ajma’iin.  Setelah berbuka puasa, hadiahkan berkah dan pahala puasa dan awrad harian kalian kepada Nabi (s) untuk samudra-samudra rahasia yang akan dibukakan pada tanggal 14 Muharam.
11. Muharam juga merupakan bulan yang sangat penting bagi Tarekat Naqsybandi.  Junnjungan dan Imam Tarekat kita Syah Naqsyband (qaddasa-l-Lahu sirrah) dilahirkan pada tanggal 14 Muharam, sehingga tanggal ini menjadi penting dan para pengikut tarekat merayakan malam yang suci ini dengan Khatm dan Zikir, dan membaca Mawlid al-Nabi (shall Allāhu `alayhi wa-sallam) dan mendedikasikannya kepada Mawlana Syah Naqsyband, dan juga membaca kutipan-kutipan dari riwayat hidupnya.
12. Merupakan tradisi Mawlana Sultan al-Awliya’ Syekh `Abdullah ad-Daghistani (qaddasa-l-Lahu sirrah) untuk mengorbankan 2 ekor domba pada hari `Asyura dan mendistribusikan dagingnya kepada fakir miskin dan orang-orang yang membutuhkan, khususnya dari para pengikut tarekat.   Beliau juga melakukan hal ini pada hari kelahiran Syah Naqsyband (qaddasa-l-Lahu sirrah).
[Dikutip dari Al-Futuhat al-Haqqaniyyah oleh Syekh ‘Adnan Kabbani]
Dan Allah Maha Mengetahui.
Wissam
Peristiwa-Peristiwa yang terjadi pada Hari `Asyuuraa [10 Muharam]
1.      Dipilihnya Adam ‘alayhissalaam
2.      Diangkatnya Idriis ‘alayhissalaam
3.      Tertambatnya perahu Nuuh ‘alayhissalaam di bukit Juudiy
4.      Allah SWT menjadikan Ibrahiim sebagai Khaliil
5.      Diampuninya Daawuud ‘alayhissalaam
6.      Dikembalikannya kerajaan Sulayman ‘alayhissalam kepadanya
7.      Disembuhkannya Ayyub ‘alayhissalam dari penyakitnya
8.      Dikeluarkannya Yuunus ‘alayhissalam dari perut ikan setelah 40 hari di dalamnya
9.      Dikumpulkannya Ya’qub dengan Yuusuf  ‘alayhimassalaam setelah 40 tahun lamanya berpisah
10.  Dilahirkannya Sayyidina ‘Iisaa ‘alayhissalaam dan diangkatnya beliau ke langit
11.  Menikahnya Nabi Muhammad sallAllahu ‘alayhi wasallam dengan Sayyidatinaa Khadiijah radiyallahu ‘anhaa
12.  Allah SWT menciptakan lelangit dan bumi, qalam, dan Adam, serta Ĥawwaa’
13.  Berbolak-baliknya Ashabul Kahfi dalam tidurnya dari satu sisi ke sisi yang lain [satu hari yang terekstensi menjadi 300 tahun]

About Nazimiyya Indonesia

Naqshbandi Nazimiyya Indonesia adalah sebuah organisasi non profit yang mewadahi kegiatan jemaah Tarekat Naqsybandi Nazimiyya di Indonesia, di bawah bimbingan Mursyid Mawlana Syekh Muhammad Nazim al-Haqqani (q) dan khalifahnya, Mawlana Syekh Muhammad Hisyam Kabbani (q).

No comments yet... Be the first to leave a reply!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: