Pertanyaan mengenai Puasa

Pertanyaan:
Assalam Wr Wb,
InssaAllah engkau dalam keadaan baik-baik Syekh.  Saya mempunyai beberapa pertanyaan:
1. Ibu saya adalah pendertia diabetes dan pasien penyakit jantung yang pada usia 60 tahun masih tetap puasa dan tahun ini ia banyak merasakan sakit di tubuhnya akibat berbagai penyakit tersebut.  Mohon nasihatnya bila ia mampu berpuasa dan bagaimana bila tidak, apa yang harus dilakukan?
2.  Alhamdullilah istri saya sedang hamil, ia tidak yakin apakah ia dapat berpuasa atau tidak, apakah puasa selama 18 jam di Inggris akan menyakiti bayi yang dikandungnya.
Mohon nasihatnya. WaSalaam
Jawaban:
Alaykum Salam,
Biarkan keduanya tidak berpuasa di bulan Ramadan ini, dan untuk setiap hari di bulan Ramadan yang ia lewatkan, berikan makanan pada satu orang miskin, apapun yang biasanya mereka makan selama sehari (24 jam).  Ibu Anda tidak perlu membayar puasanya jika kondisinya tidak membaik.  Istri Anda dapat meng-qada’ setelah melahirkan pada waktu yang diinginkannya.
Allah (swt) menerima air mata dan niat yang baik dari hati-hati yang ingin mematuhi-Nya, dan Dia rida bila keringanan yang diberikan-Nya dapat digunakan dengan serius sebagaimana apa-apa yang diperintahkan-Nya.
Hajj Gibril Haddad

About Nazimiyya Indonesia

Naqshbandi Nazimiyya Indonesia adalah sebuah organisasi non profit yang mewadahi kegiatan jemaah Tarekat Naqsybandi Nazimiyya di Indonesia, di bawah bimbingan Mursyid Mawlana Syekh Muhammad Nazim al-Haqqani (q) dan khalifahnya, Mawlana Syekh Muhammad Hisyam Kabbani (q).

No comments yet... Be the first to leave a reply!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: