Anting-Anting bagi Pria


Pertanyaan:
As Salamu Alaykum,
Ada beberapa gambaran tradisional mengenai pria Muslim yang mengenakan anting-anting, di Abad Pertengahan, misalnya.  Seorang Darwis tua, Baba Aziz di dalam film dengan nama yang sama terlihat mengenakan anting-anting.  Syekh Abdul Rasyiid Matthews juga memakai satu anting-anting.  Apakah anting-anting diperbolehkan bagi pria di dalam Islam? Apakah hal ini dikategorikan sebagai meniru wanita? Apakah anting-anting harus bersifat feminim?  Apakah diperbolehkan jika hanya mengenakannya pada satu telinga (misalnya hanya di telinga kiri)?
Terima kasih sebelumnya.  Semoga Allah memberi balasan atas pekerjaan Anda yang hebat ini dan semoga Allah memberkati Syekh Hisyam dan semua staf.
Wa Salaam
Jawaban:
wa `alaykum salam,
Anting-anting dianggap sebagai perhiasan kaum wanita.  Meniru wanita dipandang sebagai perbuatan yang tidak dibenarkan di dalam Islam.

About Nazimiyya Indonesia

Naqshbandi Nazimiyya Indonesia adalah sebuah organisasi non profit yang mewadahi kegiatan jemaah Tarekat Naqsybandi Nazimiyya di Indonesia, di bawah bimbingan Mursyid Mawlana Syekh Muhammad Nazim al-Haqqani (q) dan khalifahnya, Mawlana Syekh Muhammad Hisyam Kabbani (q).

No comments yet... Be the first to leave a reply!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: