Wanita yang Bekerja

Pertanyaan:
Madad ya Mawlana! Bismillah Ir-Rahman Ir-Rahiim.
Assalam-Alaikum,
Saya ingin mengetahui posisi wanita yang benar secara spritual mengenai wanita yang bekerja, karena saya percaya bahwa beberapa aspek fiqh tertentu dapat ditegaskan dengan ilmu spiritual.  Oleh sebab itu, saya ingin tahu, bagaimana posisi yang tepat mengenai wanita yang bekerja di luar rumah, khususnya sebagaimana yang dilakukan oleh Mawlana?  Kapankah ia diperbolehkan dan kapan tidak?
Jawaban:
Wanita dapat bekerja tetapi dengan kondisi tertentu, sebagai berikut:
1. Ia memerlukan uang
2. Pekerjaannya sesuai dengan kodratnya sebagai wanita
3. Ia harus berada di lingkungan wanita lainnya
4. Ia tidak boleh mengarah pada situasi di mana ia mengabaikan rumah tangga dan keluarganya.
Mawlana berpandangan bahwa seorang wanita yang bekerja akan membawa uang lebih banyak tetapi lebih sedikit berkah.  Surat Yusuf berisi banyak nasihat untuk kaum wanita agar mereka menyibukkan diri dengan sesuatu yang bermanfaat daripada tidak melakukan apa-apa.

About Nazimiyya Indonesia

Naqshbandi Nazimiyya Indonesia adalah sebuah organisasi non profit yang mewadahi kegiatan jemaah Tarekat Naqsybandi Nazimiyya di Indonesia, di bawah bimbingan Mursyid Mawlana Syekh Muhammad Nazim al-Haqqani (q) dan khalifahnya, Mawlana Syekh Muhammad Hisyam Kabbani (q).

No comments yet... Be the first to leave a reply!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: