Hidayah

Pertanyaan:

Alaikum Salaam

Pertama saya ingin meminta maaf kepada MSN dan MSH atas pertanyaan saya yang bodoh,
Saya berumur 16 tahun dan 20 hari yang lalu telah melakukan bay’at online kepada Maulana Syekh Nazim Adil Al-Haqqani Sultanul Awliya dan saya menunggu jawabannya, tetapi saya mempunyai beberapa pertanyaan.
Kadang-kadang, astagfirullah, saya mempunyai keraguan di dalam iman saya, apa yang harus saya lakukan mengenai hal itu? Dan bagaimana saya bisa menjadi lebih bahagia, karena saya merasa sedih dan tidak mempunyai banyak teman, mohon nasihatnya.

Wasaalam,

Jawaban:

wa `alaykum salam

Bay’at akan membuat keraguan Anda hilang dan Anda akan menjadi bahagia, insya-Allah. Baya’at artinya menjual diri Anda kepada Allah dan Nabi-Nya (s). Allah (swt) berfirman mengenai hal itu:

{Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang Mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan Surga bagi mereka. Mereka berperang di Jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan al-Qur’an: dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar.} (Surat at-Tawba, 9:111)

“Berperang” di Jalan Allah dan menjadi terbunuh, maksudnya berperang melawan ego sendiri, Setan dan keraguan yang dibisikannya, hawwa nafsu dan berjuang untuk mengalahkannya. Jadi tidak ada yang lebih baik daripada ‘penjualan’ yang telah Anda lakukan, itu merupakan tawar-menawar yang sesungguhnya. Sementara mengenai teman, teman apa yang lebih baik daripada Awliyaullah, Mawlana Syekh Nazim dan Mawlana Syekh Hisyam? Fokuslah pada mereka, dengan menyaksikan mereka di sufilive, dan dengan mengaitkan kalbu Anda kepadanya setiap hari, dan Anda akan menemukan semua teman yang Anda perlukan, insya-Allah.

Taher Siddiqui

http://eshaykh.com/sufism/guidance-3/

About Nazimiyya Indonesia

Naqshbandi Nazimiyya Indonesia adalah sebuah organisasi non profit yang mewadahi kegiatan jemaah Tarekat Naqsybandi Nazimiyya di Indonesia, di bawah bimbingan Mursyid Mawlana Syekh Muhammad Nazim al-Haqqani (q) dan khalifahnya, Mawlana Syekh Muhammad Hisyam Kabbani (q).

No comments yet... Be the first to leave a reply!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: