Permohonan Istikhara: Menemukan Pekerjaan atau Membangun Usaha Kecil


Pertanyaan:

Assalamualaikum wr wb, Madad ya Sayyidi ya Rasulullah saw untuk Mawlana Syekh Nazim dan Mawlana Syekh Hisyam (dan syekh lainnya juga), al-fatihah.

Nama saya adalah ([privat]) dari Jakarta, Indonesia. Baru-baru ini saya baru berhenti kerja karena saya ingin mempunyai waktu lebih banyak bersama keluarga dan untuk beribadah. Sekarang saya bingung apakah saya harus mencari kerja lagi di perusahaan lain (menjadi pegawai lagi) atau membangun usaha (agen koran dan majalah) untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan untuk kebaikan dalam agama saya. Madad ya Sayyidi ya Maulana, ya Syaikhuna, mohon petunjuknya bagi saya dan keluarga, mana jalur yang harus saya ambil, mohon nasihatnya. Terima kasih banyak, Wassalam wr wb

Jawaban:

wa `alaykum salam,

Siapa yang menasihati Anda untuk melakukan hal yang bodoh itu? Kewajiban pertama Anda adalah menyokong keluarga Anda! Anda harus berusaha untuk mendapatkan kembali pekerjaan Anda yang secara ceroboh Anda tinggalkan, dan jika tidak, ambil pekerjaan apa saja dan bekerjalah dengan keras sampai situasi Anda meningkat. Apa manfaatnya Anda menyibukkan diri dengan berdoa sementara keluarga Anda harus mengharapkan sedekah dari pihak lain?

Syekh Hisyam berkata dalam suhbat tanggal 3 November, 2009:

Bagi setiap Muslim, Allah memberi keseimbangan dalam sehari: delapan jam untuk tidur, delapan jam untuk bekerja dan delapan jam untuk keluarganya, beribadah, karena menghabiskan waktu bersama keluarga adalah seperti beribadah. Jadi delapan jam untuk tidur, bukannya disko sepanjang malam; kalian datang pada saat fajr dalam keadaan mabuk, kalian tidak salat, dan kalian tidak melakukan apa-apa. Delapan jam bekerja; jangan malas. Setan mengajarkan kita untuk malas. Suatu hari kalian bangun, tiba-tiba sudah berumur 70 tahun dan kalian tidak melihat apa-apa kecuali kemalasan di wajah kalian. Allah (swt) akan bertanya pada kalian; “Aku memberimu 24 jam: 8 jam untuk bekerja, 8 jam untuk beribadah, dan 8 jam untuk tidur. Apakah kalian menyeimbangkan sistem kalian dengan itu atau tidak?”

Taher Siddiqui

http://eshaykh.com/prayer_request/istikhara-request-to-find-a-job-or-set-up-small-business/

About Nazimiyya Indonesia

Naqshbandi Nazimiyya Indonesia adalah sebuah organisasi non profit yang mewadahi kegiatan jemaah Tarekat Naqsybandi Nazimiyya di Indonesia, di bawah bimbingan Mursyid Mawlana Syekh Muhammad Nazim al-Haqqani (q) dan khalifahnya, Mawlana Syekh Muhammad Hisyam Kabbani (q).

No comments yet... Be the first to leave a reply!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: