Bermacam-Macam Niat untuk Satu Ibadah


Pertanyaan:
Saya ingin berpuasa selama sepuluh hari pertama bulan Zulhijah, insyaAllah. Namun demikian, saya belum melengkapi semua puasa Ramadan saya yang tertinggal (Saya kehilangan sepuluh hari karena menstruasi dan sakit). Jika saya berpuasa, insyaAllah selama sepuluh hari ke depan, apakah niat saya untuk berpuasa di (awal) Zulhijah, atau untuk Ramadan? Atau apakah memungkinkan jika saya berniat untuk keduanya? Dengan kata lain, apakah saya masih menerima tambahan berkah dari berpuasa selama sepuluh hari di bulan Zulhijah walaupun saya berpuasa untuk membayar puasa Ramadan saya? Atau apakah lebih baik untuk berpuasa sepuluh hari pertama ini hanya dengan niat berpuasa untuk Zulhijah kemudian berikutnya saya
berpuasa lagi untuk melengkapi puasa Ramadan secara terpisah atau apakah lebih baik untuk menyelesaikan puasa Ramadan yang tertinggal lebih dulu karena itu adalah wajib?

Jazak Allah Kheir!

Jawaban:
Menggabungkan dua atau lebih niat untuk ibadah sunnah adalah dibolehkan (misalnya niat untuk tahiyyah di masjid dengan Salat Duha) tetapi ibadah tambahan tidak bisa dibandingkan nilainya dengan ibadah wajib. Allah (swt) berfirman: “Tidak ada yang lebih Ku-sukai dari hamba-Ku dalam mendekati-Ku melalui apa yang telah Ku-buat sebagai kewajiban baginya.” (Sahih al-Bukhari).

Oleh sebab itu pertama kali yang harus kita lakukan sebelum melakukan yang lain, jika mampu adalah melengkapi dulu ibadah yang wajib, dalam kasus Anda adalah belum terpenuhinya puasa Ramadan. Setelah itu selesai, barulah kita dapat melakukan segala sesuatu yang lain, tetapi sebelum itu, maka yang lainnya ditangguhkan. Oleh sebab itu penting sekali untuk menyatukan niat agar ibadah utamanya menjadi sempurna, lengkap dan indah sebagaimana yang patut diterimanya. Tidak diragukan lagi bahwa Kemurahan Ilahi adalah sedemikian rupa sehingga Anda pun masih menerima berkah tambahan dari sepuluh hari pertama di bulan Zulhijah, khususnya tanggal sembilan, jika Anda melakukan puasa susulan (membayar puasa Ramadan) pada waktu tersebut. Dan Allah (swt) Maha Mengetahui.

Hajj Gibril Haddad
http://www.eshaykh.com/ibadat-worship/siyam-fasting/multiple-intentions-worship/

About Nazimiyya Indonesia

Naqshbandi Nazimiyya Indonesia adalah sebuah organisasi non profit yang mewadahi kegiatan jemaah Tarekat Naqsybandi Nazimiyya di Indonesia, di bawah bimbingan Mursyid Mawlana Syekh Muhammad Nazim al-Haqqani (q) dan khalifahnya, Mawlana Syekh Muhammad Hisyam Kabbani (q).

No comments yet... Be the first to leave a reply!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: