Pertanyaan mengenai Awrad setelah Mengambil Bay’at

Pertanyaan:

Staf yang terhormat,

Saya mempunyai beberapa pertanyaan mengenai doa harian yang harus saya lakukan setelah bay’at saya diterima.

1. Selama menstruasi apakah saya melakukan awrad tersebut atau tidak?

2. Karena saya seorang istri dan juga ibu bagi tiga anak dan sibuk dengan pekerjaan rumah, apakah saya harus membaca semua sekaligus atau saya boleh membacanya dalam beberapa bagian?

3. Apakah perlu waktu khusus untuk melakukannya?

4. Jika saya terlewat tidak membacanya satu hari atau beberapa hari berapa lama saya harus membacanya?

5. Manakah pengucapan yang benar, Ya Hakim atau Ya Hakimu Ya Allahu dst?

Sebelum melakukan bay’at lewat internet, saya biasa melakukan salaatul wudu, salaatul najat, salaatul tahajjud, salaatul syukur sebelum salat subuh dan saya membaca banyak doa dan saya tidak merasa lelah sama sekali. Sekarang saya merasakan kemalasan dan mengantuk dan lelah untuk bangun lebih awal di pagi hari dan di siang hari saya merasa lelah dan mengantuk dan kadang-kadang saya merasa seperti demam. Saya berusaha untuk mengatasi hal ini, mohon nasihatnya dari Syekh. Terima kasih sebelumnya. Saya perlu salat dan doa saya agar menjadi orang yang lengkap.

Kami mengalami masalah kekeringan di Mauritius dan hujan tidak turun dan saya khawatir dengan apa yang akan terjadi pada bulan-bulan yang akan datang. Adakah doa khusus yang dapat saya baca?

Semoga Allah Ta’ala mencurahkan keberkahan kepada Nabi kita tercinta (s) dan kepada semua Syekh dan Anda semua yang telah membantu dan memberikan nasihat yang baik kepada seluruh orang di seluruh dunia.

Wassalam

Jawaban:

Untuk pertanyaan-pertanyaan ini, silakan lihat link berikut:

1) http://eshaykh.com/sufism/awrad-during-menses/

2) http://eshaykh.com/sufism/segmenting-awrad/

3) http://eshaykh.com/sufism/segmenting-awrad/

4) Syekh Hisyam menginstruksikan, “Jika Anda melewatkan (awrad harian Anda) lakukan 100 kali selawat atas Nabi (s) pada hari berikutnya untuk mengganti seluruh awrad yang Anda lewatkan.”

5) Kedua cara tersebut benar.

Kemalasan adalah karena Setan, karena setelah Anda menjadi murid seorang Syekh, Setan melakukan usaha terbaiknya untuk menghalangi Anda untuk mengikuti ajaran Syekh dan bimbingannya. Pertama kali saya anjurkan diri saya sendiri dan kemudian Anda untuk tidur lebih awal, karena itu akan membuat salat malam dan melakukan awrad lebih mudah dan Anda tidak akan kelelahan.

Taher Siddiqui

http://eshaykh.com/sufism/awrad-questions-after-making-baya/



About Nazimiyya Indonesia

Naqshbandi Nazimiyya Indonesia adalah sebuah organisasi non profit yang mewadahi kegiatan jemaah Tarekat Naqsybandi Nazimiyya di Indonesia, di bawah bimbingan Mursyid Mawlana Syekh Muhammad Nazim al-Haqqani (q) dan khalifahnya, Mawlana Syekh Muhammad Hisyam Kabbani (q).

No comments yet... Be the first to leave a reply!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: