Agama Baha’i



Pertanyaan:

Saya mengambil bay’at Naqsybandi Sufi setahun yang lalu, kemudian bergabung dengan agama Baha’i. Di beberapa belahan dunia agama ini mendapat perlakuan buruk dari umat Muslim. Mereka dipenjara atau dibunuh. Padahal itu juga adalah agama yang memuliakan, memuji dan mengagungkan allah. Mereka berdoa untuk perdamaian. Mengapa mereka diperlakukan seperti itu? Apakah hubungannya Baha’i dengan Islam?



Jawaban:

wa `alaykum salam,

Sedih sekali mendengar bagaimana perlakuan yang diberikan terhadap para pemeluk Bahai, dan itu adalah tanggung jawab pemerintah di setiap negeri untuk melindungi warganya dari tindakan penyiksaan karena keyakinan, asal suku, dan seterusnya.



Walaupun Bahai adalah jalan menuju perdamaian menurut apa yang mereka ajarkan, namun ia tetap berada di luar agama Islam, karena mereka mengklaim bahwa Bahaullah adalah seorang nabi setelah Sayyidina Muhammad (s), dan ini tidak benar menurut akidah Islam karena Sayyidina Muhammad (s) adalah Nabi Allah yang terakhir. Dengan rasa hormat kami kepada semua agama dan keyakinan, kami katakan bahwa keyakinan Bahai bukanlah Islam dan bukan bagian dari Islam.



Taher Siddiqui

http://eshaykh.com/doctrine/the-bahai-faith/

About Nazimiyya Indonesia

Naqshbandi Nazimiyya Indonesia adalah sebuah organisasi non profit yang mewadahi kegiatan jemaah Tarekat Naqsybandi Nazimiyya di Indonesia, di bawah bimbingan Mursyid Mawlana Syekh Muhammad Nazim al-Haqqani (q) dan khalifahnya, Mawlana Syekh Muhammad Hisyam Kabbani (q).

No comments yet... Be the first to leave a reply!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: