Adzaan dan Iqamah



Pertanyaan:

بسم الله الرحمن الرحيم

Semoga berkan senantiasa dicurahkan kepada Nabi yang tercinta dan keluarganya. As-Salāmu `Alaykum Maulana Syekh Hisyam Kabbani, teman saya mengatakan kepada saya bahwa jika Adzaan dan Iqamah dikumandangkan dengan nada yang merdu, sehingga menjadikannya seperti ‘musik’, itu dianggap sebagai haram, apakah benar? Saya bukan orang yang terpelajar, jadi dengan izin Allah saya berharap Mawlana dapat memberikan penjelasan mengenai hal ini.



Jawaban:

`Alaykum as-Salam,

Kita telah diperintahkan untuk membaca, bahkan al-Qur’an pun dengan nada yang merdu dan Nabi (s) bersabda, “Barang siapa yang tidak melakukannya, maka ia bukan bagian dari kita.” Larangan bernyanyi adalah bagi nyanyian di kedai yang menjual minuman keras (tavern) dan yang bersifat erotis, bukannya untuk memanggil orang untuk beribadah. Ini mengatakan, melodi adzan yang benar mempunyai kriteria yang sudah diketahui bagi mereka yang mempelajarinya.



Hajj Gibril Haddad

http://eshaykh.com/ibadat-worship/salat-prayer/adhaan-and-iqamah/

About Nazimiyya Indonesia

Naqshbandi Nazimiyya Indonesia adalah sebuah organisasi non profit yang mewadahi kegiatan jemaah Tarekat Naqsybandi Nazimiyya di Indonesia, di bawah bimbingan Mursyid Mawlana Syekh Muhammad Nazim al-Haqqani (q) dan khalifahnya, Mawlana Syekh Muhammad Hisyam Kabbani (q).

No comments yet... Be the first to leave a reply!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: